HI Unwahas Sukses Gelar Mr Miss IR 2020

  • medinfo 
DSC08692new

SEMARANG, HIMAHIUWH.OR.ID – Agenda tahunan HI Unwahas, Mr Miss IR 2020 sukses diselenggerakan pada 27 Februari 2021, di Gedung C, Kampus 1 Unwahas. Acara yang bertujuan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan mahasiswa baru HI unwahas, baik secara intelek maupun kualita, kali ini diselenggarakan dengan gabungan antara sistem online dan offline, dikarenakan pandemi Covid 19.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia, Nur Hidayat dan Kajur HI, Dr. Ismiyatun, M.Si,. Kemudian masing-masing finalis menyampaikan motto. Memasuki babak TOP 6, diadakan sesi tanya jawab dengan dewan juri. Keluarlah 6 nama sebagai TOP 3 dari acara Mr Miss IR 2020. Setelah dilakukannya orasi dan sesi tanya jawab,  Heri Sulistiyawa dan Nada Firdausa keluar menjadi pemenang pada ajang ini, membuatnya menyandang gelar Mr Miss IR 2020 sekaligus mengambil alih posisi Muhammad Naufalikar dan Neysa Annora Rizki. Di posisi runner up ditempati Adik Mas Joni dan Ulfi Priandini. Selanjutnya M. Riziq dan Rachmatica Arsyadina menyabet posisi ketiga. Abdul Manan dan Faridatul Hanifah menempati posisi Harapan 1. Sedangkan, Yaafi Nino Pratama dan Elin Nur hidayah menempati Harapan 2. Di sisi lain, posisi Best Talent ditempati oleh M riziq, Best Social Humanity ditempati oleh Nada Firdausa, dan terakhir Best Social Media oleh Faridatul Hanifah.

Menurut Nur Hidayat, Ketua Panitia Mr Miss IR 2020, adanya pandemi membuat panitia sulit untuk melakukan koordinasi dan persiapan dengan baik. Kemudian acara tidak semeriah yang diinginkan, “Karena pandemi ini membuat dibatasinya Jumlah orang, sehingga acara menjadi tidak semeriah yang diinginkan. Lalu Minat dan antusias peserta cenderung turun daripada tahun kemarin, namun untuk tingkat persaingan lebih ketat tahun ini. Selain itu, kondisi jarak rumah yang jauh juga menuntut seluruh pihak harus berjuang untuk bisa menghadiri acara grand final yang bertempat di kampus. Belum lagi pendanaan yang sulit,” jelas dan sambungnya.

Meskipun terkendala berbagai hal, Nur Hidayat telah melakukan berbagai strategi untuk mensiasatinya, seperti menekankan kerjasama tim dan arti kesadaran bahwa adanya pandemi bukan merupakan suatu halangan, melainkan tantangan yang harus dipecahkan , “Kami selalu koordinasi via Whatsapp, Whatsaap call, dan lain-lain. Pembagian jobdesk yang jelas membuat Koordinasi yang sulit menjadi lebih mudah. Lalu adanya kerjasama tim dan Kesadaran membuat panitia bekerja dengan tertib dan teratur,” jelasnya.

Sedangkan untuk mengatasi batasan orang, Nur Hidayat bekerjasama dengan Medinfo Himahi Unwahas untuk membuka kesempatan bagi seluruh pihak yang ingin menyaksikan jalannya grand final duta HI melalui Live IG sehingga mereka tetap bisa merasakan antusiasisme acara ini. Dari segi pendanaan sendiri, panitia mendapat banyak support dari berbagai pihak seperti Kajur HI, restustore.id, dan naufcase, sehingga acara dapat berjalan dengan maksimal.

Para pemenang Mr Miss IR Unwahas 2020

Ketika ditanyai mengenai kesan-kesan mengikuti acara Miss Mr IR 2020, Heri Sulistiyawa, Mr IR 2020 menjawab bahwa awalnya ia berpikir terasa berat sekali, “Awalnya berpikiran kayak berat banget gitu, karena kita tahu kan kemampuan berpikir seorang peserta harus sudah lumayan cukup untuk melaksanakan berbagai tahapan seleksi yang diberikan. Selain itu, banyak juga hal yang mengharuskan saya berpikir lebih intens untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan, seperti seleksi wawancara lewat daring, bikin video yang mana ini sangat membutuhkan konsep dan ide kreatif agar video menarik, dan yang terakhir adalah pihak panitia mengharuskan untuk datang ke kampus untuk tahap final, di mana karena domisili saya jauh, jadi mau tidak mau saya harus pergi ke Semarang dan memakan 6 jam perjalanan,” jelasnya.

Heri kemudian melanjutkan bahwa ia masih tidak menyangka karena keluar menjadi pemenang, “Intinya saya menikmati setiap prosesnya, memberanikan untuk percaya diri, dan satu hal yang saya yakini adalah usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil,” sambungnya.

Disisi lain, Nada Firdausa, Miss IR 2020 mengatakan bahwa ia mendapat banyak pelajaran yang berharga, ilmu, dan pengetahuan baru, serta motivasi agar dapat menjadi orang yang lebih percaya diri lagi selama mengikuti seleksi Mr Miss IR 2020. Kemudian perempuan kelahiran Pati, 11 April 2001 ini juga merasa dalam acara ini menang atau kalah bukanlah hal terpenting untuknya, “Bagi saya yang terpenting adalah pengalaman yang sangat berharga serta rasa kekeluargan yang erat,” lanjutnya.

Terakhir, Nur Hidayat berharap semoga dengan adanya gelar miss dan mister HI unwahas, mampu membawa HI unwahas menjadi lebih baik dan dikenal oleh banyak pihak baik di mata kampus maupun di masyarakat luas. Selamat untuk para pemenang. (nfs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *