HIMAHI Unwahas Kirim 9 Delegasi untuk PNMHII 31

  • nfs 
IMG_4729.JPG

SEMARANG, HIMAHIUWH.OR.ID – HIMAHI Unwahas mengirimkan 9 delegasinya untuk seluruh chamber yang ada pada PNMHII 31 (Pertemuan Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional). Acara ini digelar pada 10 November 2019 di Yogyakarta dengan UII sebagai tuan rumahnya. Bertemakan Human Security is Our Responsibility to Protect and Provide, acara ini diharapkan dapat menyadarkan kita akan kewajiban sebagai seorang manusia untuk bisa menjaga dan menyediakan rasa aman.

Opening ceremony dan genereal briefing dilakukan pada hari pertama, sedangkan untuk pelaksanaan setiap chamber yang ada dilakukan pada hari kedua dan ketiga. Delegasi Unwahas untuk chamber Sidang Forum adalah Naufal Afif Azmi, semester 5 dan Hilman Najib, semester 3. Lalu untuk chamber Paper Presentation adalah Shafira Sayyidati Azkia, semester 3 dan Nurul Khasanah, semester 3. Sedangkan pada chamber Short Diplomatic Course, Unwahas mengirimkan delegasi Nila Felasufia Salsabila, semester 3 dan Eling Puspa Myristica Fragrans, semester 3. Lalu pada chamber Joint Statement Forum adalah Nur Islamiati, semester 3 dan Failasofa Fity Saviera, semester 3. Sedangkan delegasi untuk chamber Video Competition adalah Joko Budi Utomo, semester 3.

Ketika ditanyai kesan-kesan selama mengikuti PNMHII 31, Shafira merasa senang sekali dapat terpilih menjadi salah satu delegasi dari Unwahas, “Saya bisa menambah pengalaman, pengetahuan, dan banyak hal lain dari PNMHII. Selain itu, saya juga mendapat banyak teman baru dan belajar bagaimana membangun relasi dengan baik. Hal terpenting lainnya adalah saya bisa membawa nama baik almamater sekaligus personalitas karena yang terbaik dari pengalaman itu adalah yang bisa meninggalkan kesan baik demi mendapat kesan baik pula,” sambungnya.

Naufal, selaku Kahim dan delegasi PNMHII 2019 berpesan kepada mahasiswa HI Unwahas untuk tidak menyia-nyiakan waktu dan masa yang sedang dijalani, “Kalian juga harus menggali potensi diri dan perluaslah wawasan, bukalah cakrawala keilmuan, tambahlah khazanah keilmuan,” sambungnya. Naufal juga berkata bahwa hal-hal tersebut bisa didapatkan melalui PSNMHII maupun PNMHII, “Ini memang tidak bisa meringkas semua, tetapi setidaknya skill dasar yang anda cari ada di sana. Pertama dari relasi, short diplomatic, bagaimana cara menyampaikan aspirasi-aspirasi anda untuk Indonesia. Maka dari itu, jangan sia-siakan hal ini.

Terakhir, Naufal mengajak mahasiswa HI Unwahas untuk membangun lagi citra Unwahas, “Kita buktikan bahwasannya kampus kecil itu tidak menutup kemungkinan bahwa  orang yang ada di dalamnya lebih besar. Jadi, tetap semangat dan pegang amanah ini sebaik-baiknya,” sambungnya.

Delegasi HIMAHI Unwahas ketika berada di Candi Prambanan, Yogyakarta.

PNMHII hari kedua diakhiri dengan penutupan setiap chamber. Pada hari selanjutnya dilakukanlah city tour ke kampus UII dan Prambanan. Ketika berada di Prambanan, mahasiswa HI Indonesia melakukan awareness campaign tentang “The Elimination of Violence against Women”. Rangkaian acara PNMHII berakhir dengan closing ceremony di hotel Griya Persada, Yogyakarta. (nfs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *